Comopiratear



Comopiratear adalah mesin pencarian video. Kami telah mengindeks jutaan video dari seluruh dunia



Please Subscribe
Nama:TEMUAN BARU!! PENYER4NGAN ULAMA TERNYATA SENGAJA DIBUAT UNTUK PILKADA & PILPRES 2019
Durasi:15 mnt 23 dtk
Dilihat:547,787
Dipublikasikan:16 Maret 2018
Sumber:Youtube
Description::ISU PENYER4NGAN ULAMA SENGAJA DIBUAT KELOMPOK TERTENTU,
TERKAIT DENGAN PILKADA & PILPRES 2019,
SEBELUMNYA POLISI MENANGKAP MCA (MUSLIM CYBER ARMY),
TERNYATA MANTAN ANGGOTA SARACEN ADALAH ANGGOTA MCA,
POLISI PUN MENYELIDIKI ALIRAN DANA & DALANG DIBALIK MCA

Polri Yakin Aktivitas Muslim Cyber Army Berkaitan Pilkada Serentak

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Setyo Wasisto mengatakan, ada dugaan Muslim Cyber Army muncul karena melihat momentum Pemilihan Kepala Daerah Serentak. Kelompok tersebut menyebarkan isu-isu provokatif di media sosial, seperti kebangkitan Partai Komunis Indonesia, penganiayaan ulama dan pencemaran nama baik terhadap tokoh negara. "Pasti. Pasti ada (kaitannya). Kan Pak Kapolri selalu mengingatkan awal tahun 2018 ini sudah mulai partai memanaskan mesinnya," ujar Setyo di kompleks Mabes Polri,

Setyo mengatakan, di tengah panasnya kontestasi politik, kelompok MCA menyebarkan isu-isu provokatif untuk memecah belah. Menurut dia, semua yang berkepentingan dalam Pilkada pasti "memanaskan" mesinnya. "Tapi jangan sampai overheat," kata Setyo.

Namun, polisi belum melihat adanya afiliasi dengan partai politik tertentu. Setyo mengatakan, penyidik tengah mencari bahan keterangan untuk membuktikan apakah ada pihak yang memesan konten yang diviralkan itu atau atas inisiatif mereka sendiri. "Kalau dia hanya sendiri mengunggah bilang iseng, itu harus didalami lagi. Isengnya seperti apa," kata Setyo. Jika diketahui ada konspirasi dengan pihak yang memiliki kuasa, Setyo memastikan, Polri akan menindak tegas. Siapapun yang terlibat harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Ia pun mengingatkan masyarakat untuk menggunakan media sosial secara bijak. "Jangan lagi main-main dengan ujaran kebencian, fitnah, apalagi memprovokasi," kata Setyo.
Suka ini ?: